Open top menu
Kamis, 29 Januari 2015
no image

Desa Banyoneng Daja memiliki potensi untuk mengembangkan sektor peternakan diantaranya yang sudah dikembangkan oleh masyarakat adalah ternak sapi dan ayam. Pengembangan ternak ini masih dilakukan secara rumahan. Dengan ternak ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat desa Banyoneng Dajah.
Read more
Sekolah

Desa Banyoneng Dajah merupakan desa yang terletak di kecamatan Geger kabupaten Bangkalan. Mayoritas masyarakat desa Banyoneng Dajah sebagian besar bermata pencaharian petani. Adapun pekerjaan lainnya adalah sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di luar negeri.
Sekolah merupakan faktor terpenting untuk mencetak generasi bangsa yang lebih baik untuk membentuk suatu daerah yang maju. Dengan sekolah, kita bisa memperoleh serapan ilmu. Di desa Banyoneng Dajah memiliki sekolah negeri dua yakni SDN Banyoneng Dajah 1 dan 2. Khusus SDN Banyoneng 1 sudah dinonaktifkan karena  SDN Banyoneng Dajah 1 dari tahun ke tahun jumlah siswanya berkurang. 

SDN Banyoneng Dajah 2 dibangun diatas tanah seluas 1.694  dan berdiri pada tahun 1983. Dalam sekolah tersebut memiliki banyak siswa dan siswi, dikarenakan banyak orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya disana serta letaknya yang strategis. Salah satu fasilitas di SDN Banyoneng Dajah 2 yang masih kurang adalah belum adanya ruang perpustakaan. Perlu adanya fasilitas tersebut untuk meningkatkan minat belajar siswa. 
Read more
Selasa, 27 Januari 2015
MENJADI BAGIAN DARI DESA BANYONENG DAJA

            Kuliah Kerja Nyata atau yang disingkat KKN merupakan suatu pengabdian kepada masyarakat. Pada edisi kali ini giliran kami yang menjalani KKN. Rasanya hati ini berat untuk berangkat ke desa yang akan ditempati KKN, dimana fasilitas-fasilitas sangat kurang seperti air, listrik, transportasi dan lain sebagainya. Setelah sampai di desa ini, ternyata semua itu tidak benar adanya. Memang suasananya tidak seperti di kota akan tetapi panorama dan bukitnya yang menyejukkan pandangan membuat desa ini indah. Bahkan warga-warga menyambut kedatangan kami dengan senang hati. Dan kami kelompok KKN akan menjadi bagian dari desa Banyoneng Daja selama 29 hari. Kami berjuang demi untuk memajukan desa ini agar kedepannya lebih baik.

Read more
Senin, 26 Januari 2015
FGD

Pada hari kedua KKN, kelompok kami mengadakan Forum Group Discussion atau yang disingkat FGD. FGD merupakan suatu program yang bertujuan untuk mengetahui permasalahan atau potensi yang ada di desa Banyoneng Dajah tempat dimana kami tinggal selama 1 bulan. Adanya kegiatan FGD ini  adalah kesepakatan mengenai program kerja yang direncanakan jauh hari sebelumnya.


Read more
Minggu, 25 Januari 2015
Awal Mula Nama Desa

        Banyoneng Dajah merupakan desa yang terletak di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan, Madura. Desa ini bernama Banyoneng karena dahulu kata tokoh masyarakat terdapat sumber air yang sangat bening mengalir keluar dari dalam tanah, dan Dajah karena sumber air mengeluarkan dengan aliran yang sangat deras sehingga harus cepat cepat jika ingin menggunakan air sumber. Banyoneng Dajah memiliki keragaman dari mata pencaharian hanya petani yang mendominasi mata pencaharian masyarakat ini. Desa Banyoneng Dajah memiliki 5 (lima) dusun yakni Tlagah, Cangkreng, Talonbilleh, Cekonce dan Judabung
Read more
Sabtu, 24 Januari 2015
no image

   Setiap kampus yang ada di Indonesia baik itu negeri maupun swasta mempunyai tanggung jawab untuk pemperdayakan masyarakat yang kurang mampu. Program pemberdayaan masyarakat sendiri dijadikan mata kuliah wajib bagi setiap mahasiswa tingkat akhir. Program itu adalah KKN atau akronimnya Kuliah Kerja Nyata. KKN merupakan salah satu program pengabdian masyarakat dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh selama kuliah kepada masyarakat yang membutuhkannya. Pada periode kali ini, giliran saya dan teman-teman yang mengambil program KKN. Beberapa argumen dari kakak tingkat yang pengalaman selama KKN cukup membuat bulu kudu merinding.     Ada yang bercerita        KKN itu menyenangkan bisa berbagi bersama dan ada juga bercerita kurangnya fasilitas yang ada di desa seperti sulit mencari air, sinyal yang putus-putus dan lain-lain.
Beberapa bulan yang lalu, saya meminjam buku cerita dari kakak tingkat yang kemarin menjalankan KKN. Buku ini sedikit memberikan gambaran buat saya nanti ketika menjalankan KKN. Hal ini membuat saya terinspirasi dan tidak sabar untuk menjalankannya. Saya berkata dalam hati, dimanapun desa yang kita tempati kita harus siap membagi ilmu kepada masyarakat.
    Tanggal 13 -14 Desember lalu merupakan pembekalan awal KKN semester gasal.Sekitar 517 mahasiswa dari berbagai jurusan di Universitas trunojoyo mengikuti acara tersebut. Saat-saat yang paling menegangkan adalah waktu undian desa. Setiap perwakilan maju kedepan untuk mengambil kertas yang digulung kecil-kecil, setiap kertas itu bertuliskan nama-nama desa dari 2 kabupaten di Sampang dan Bankalan. Beberapa kelompok yang menyaksikan berharap semoga desa yang nanti ditempati KKN selama 29 hari enak dan ramah masyarakatnya. Tenyata kelompok kami mendapat kebagian Desa Banyuning Daja, Kecamatan Geger, Kabupaten. Begitulah saya mendengarkan nama desa kelompok kami untuk mengabdi kepada masyarakat. Setelah itu, saya memikirkan seperti apa kondisi di desa Banyuning Daja, geografis, kehidupan sosial dan budaya serta mata pencahariannya. Semoga dengan waktu yang singkat ini akan menjadikan pengalaman hidup untuk hidup bersama masyarakat. Semoga lancar
Read more